Kamis, 27 Mei 2010

Khotmil Al-qur'an 2009

Tepatnya tanggal 12 Juni 2009, aku beserta kakak, teman, dan adik kelasku melaksanakan khotmil qur'an. Setelah melalui ujian EBTAQ ( Evaluasi Belajar Tahap Akhir Al-qur'an ). Yang diujikan ada Tajwid, Ghorib, dan lainnya.

Bertempat di Balaikota Semarang. Aku cukup tegang, sih. Habisnya, selain menjadi peserta khotmil, aku dan teman satu ekstrakulikuler ( silat ) akan tampil. Nama jurusnya adalah Jurus Golok. Yang tentunya menggunakan GOLOK.

Tutup goloknya mau dibuka, tapi aku, Zahra, Hajar, Aini, Isyqi enggak setuju. Kan serem tuh... Kalau gak hati-hati, bisa kena tangan. Rosya sih enak, dia udah sering kena tuh golok.

Back to the story.... Sampai sana langsung disuruh gladi bersih. Capek! Setelah latihan, peserta khotmil disuruh pindah di lantai satu duduknya. Terus, milih baju( gak ada lengannya )warna hijau. Aku dapet ukuran yang lumayan gede. Ukuran berapa, ya? I'am forgot!
. . . . . . . . .
Kami pun bersiap-siap di back stage. Dan akhirnya .... Kami langsung melakukan apa yang telah diajarkan. Alhamdulillah, sukse. Tapi, ada sesi-sesi yang sangat menegangkan bagiku. Yaitu, para tamu akan memilih nomor tertentu. Lalu, yang bernomor itu harus menjawab pertanyaan dari si tamu itu.

Aku mendapat nomor 31. Tiba-tiba ... "Nomor tiga......... PULUH!". Alhamdulillah, bukan aku.
. . . . . . . . .
Selepas itu, aku dan temen silat segera siap-siap. Aduh, tegang lagi dah! Sebelum aku tampil, anak-anak drama terlebih dahulu. Untungnya, di jeda Sholat Dzhuru dulu. Aku sholat dirumah eyangku. Karena jaraknya dekat. Kalau di Balaikota pasti antre.

Sampai di Balaikota kembali... Oh, no! Acara sudah mulai. Aku segera berlari melewati panggung(Saking kikuknya, sampe nekatzzz), dan berlatih dengan kelima temanku.

Aduh, banyak kesalahan nih. Gak apa deh. Baru pertama kali dilihatin orang banyak.
. . . . . . . . .
Di detik-detik akhir acara, ada penghargaan buat anak-anak yang berprestasi dalam bidang mengaji. Tapi, aku bukan termasuk salah satunya.

Di akhir acara, kami para peserta khotmil mendapat sebuah (seperti) piagam. Senang rasanya dapat lulus EBTAQ. Walaupun ada temanku yang harus mengulang EBTAQ tahun 2010(thn ini).

Nilai tertinggiku ada Ghorib,yang terendah adalah.... Tajwid. Hehehe! Abisnya Tajwid susahnya minta ampun!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar